Tuesday, April 29, 2008

Purworejo Tanah Air Beta ...

Purworejo adl salah satu kabupaten di wilayah selatan provinsi Jawa Tengah. Ia berbatasan langsung dengan kabupaten Wonosobo dan Magelang di sisi utara, dengan provinsi DIY di sisi timur , dengan kabupaten Kebumen di sisi baratnya. Sementara samudra Hindia menjadi batas selatan, tentu saja legenda Ratu Pantai Selatan begitu lekat dalam kehidupan sebagian penduduknya.
Apa yg terekam dlm memoriku selama 3 dasawarsa terakhir tentang Kota Pensiunan ini (demikian sebagian org menjulukinya)?
Secara fisik nyaris tak banyak perubahan berarti meski tahun demi tahun berlalu, Pemda-DPRD terus berganti personalnya. Tak akan kita temukan gedung perkantoran yang megah mewah, mall yg prestisius, apalagi hotel dgn sekian bintang. Hanya pasar, sederet pertokoan, terminal bis, dan stasiun KA di Kutoarjo yg masih terus setia menjadi pemacu denyut nadi kota.
Pun secara psikhis, tak ada perubahan signifikan seiring hiruk pikuknya arus globalisasi. Purworejo tetaplah adem ayem, tenang, nyaris tanpa gejolak apapun. Alun alun kota seluas 6 hektar (konon terluas di pulau Jawa) sajalah yang di beberapa tahun terakhir mengalami metamorfosa menjadi sentra gaul dan wisata kuliner di malam hari. Tinggal pilih. Pembeli dan penjual ayam panggang, tahu kupat, mi ayam, wedang ronde, gorengan, martabak, dan beragam lainnya memenuhi sekujur trotoar alun alun dgn 2 pohon beringin besar di pusatnya. Ditingkahi semilir sejuk angin malam, dan grapyak semanaknya kawan kerabat membuat obrolan makin gayeng dan hati kian enggan beranjak pulang.

1 comment:

Anonymous said...

Menarik sekali apa yang anda tuturkan dlm tata bahasa yang mengalun di 2 tulisan anda. Dlm perspektif yang anda pahami, kelihatannya anda ingin menggambarkan asrinya alam pedesaan dengan sekian banyak kelengkapannya. Teruskanlah menuis hingga saya temukan apa maksud yang ingin anda tuturkan pada publik mengenai blog anda ini